Embung Tegalmulyo, Destinasi Wisata Baru Kota Klaten

0
33
Embung Tegalmulyo Klaten

Masalah kekeringan merupakan masalah klasik yang hingga saat ini masih dihadapi oleh beberapa daerah di Indonesia, termasuk salah satunya Desa Tegalmulyo Kecamatan Pemalang Klaten Jawa Tengah. Bahkan disetiap datangnya musim kemarau, setiap warga Desa Tegalmulyo harus mengeluarkan biaya sebanyak Rp 2,5 juta hanya untuk pemenuhan air bersih.

Hal inilah yang melatarbelakangi PT Tirta Investama membuat program melalui Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membuat embung yang berlokasi di Desa Tegalmulyo, Klaten, Jawa Tengah. Dibangunnya embung tersebut tentunya bertujuan untuk menampung kelebihan air di musim hujan sehingga nantinya dapat digunakan sebagai sumber irigasi di musim kermarau. Hingga saat ini embung Tegomulyo telah berhasil dibangun dan air yang tertampung sudah melebihi satu meter.

Dengan dibangunnya embung tersebut tentu sangat membantu masyarakat Tegalmulyo dalam pengeluaran untuk kebutuhan air. “Kita asumsikan saja setiap KK membutuhkan 10 tangki saat musim kemarau, dan setiap harga satu tangki bisa mencapai Rp. 250 ribu, padahal jumlah KK di Tegalmulyo mencapai 750 KK bisa dibayangkan betapa besar ongkos yang dikeluarkan hanya untuk kebutuhan air. Dan dengan dibangunnya embung ini tentu masyarakat sangat terbantu,” ungkap Sutarno Selaku Kepala Desa Tegalmulyo.

Selaku Manajer CSR PT Tirta Investama Klaten, Rama Zakaria mengungkapkan bahwa dengan dibangunnya embung tersebut diharapkan bisa menjadi solusi bagi warga Desa Tegalmulyo dalam hal kebutuhan air di musim kemarau, dan juga dapat dijadikan sebagai pemantik pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor.

Sumber Artikel & Foto: http://krjogja.com/web/news/read/14256/Tegalmulyo_Destinasi_Wisata_Baru_Klaten

Baca Juga:   One Man One Hole, Aksi Nyata Sadarkan Masyarakat Terhadap Biopori