Sensasi Berendam Sekaligus Terapi di Umbul Brintik Malangjiwan Klaten

Desa Klaten -Informasi Tentang Kabupaten Klaten, Aqua Klaten – Danone Klaten PT. Tirta Investama Pabrik Aqua Klaten

Informasi seputar Klaten, Aqua Klaten, Meliputi Pertanian, Perairan, Wisata, Kerajinan dan Aqua Klaten serta Kegiatan PT. Tirta Investama Pabrik Aqua Klaten

Umbul BrintikWisata AirWisata Air KlatenWisata di KlatenWisata Klaten

Sensasi Berendam Sekaligus Terapi di Umbul Brintik Malangjiwan Klaten

Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, merupakan salah satu desa di Kabupaten Klaten dengan kekayaan alam berupa sumber mata air. Berada di bawah pohon beringin dengan air yang bening, sumber mata air tersebut dikenal dengan nama Umbul Brintik.

Tak hanya kesegeran air alaminya, Umbul Brintik dikenal sebagai tempat terapi kesehatan. Berendam di umbul tersebut diyakini bisa membantu penyembuhan sejumlah penyakit seperti rematik, stroke, atau saraf terjepit.

“Kebetulan di tempat kami [Umbul Brintik] diyakini bisa untuk terapi kesehatan dan alhamdulillah sudah pada sembuh [setelah terapi dengan berendam di umbul],” kata Kepala Desa Malangjiwan, Gunarto, saat berbincang dengan solopos.com, Jumat (23/11/2018).

Dari potensi alam tersebut, pemerintah desa setempat mulai mengembangkan menjadi objek wisata air. Pengembangan dilakukan setelah ada gelontoran dana desa sejak 2015 lalu. Secara bertahap, kolam renang yang ada di kawasan umbul itu direnovasi selain membangun kolam baru.

Baca Juga:   Begini Rasanya Upacara Bendera di Sungai Pusur Klaten

Saat ini sudah ada tiga kolam baru dan dua kolam utama yang direnovasi. Total dana yang dialokasikan guna pengembangan Umbul Brintik diperkirakan mencapai hampir Rp1 miliar. Selama setahun terakhir pengelolaan Umbul Brintik diserahkan ke Badan Usaha Milik (BUM) desa.

Pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan umbul tersebut saban bulannya mencapai puluhan juta rupiah dari tiket masuk kawasan umbul senilai Rp3.000/orang. “Bulan kemarin [Oktober] itu pendapatan dalam satu bulan mencapai Rp70 juta,” kata dia.

Gunarto mengatakan keberadaan objek wisata air tersebut juga mulai berdampak pada pemberdayaan masyarakat setempat. Sebanyak 15 warga setempat mengelola objek wisata tersebut. Selain itu, sekitar 20 warga mendirikan warung di sekitar objek wisata.

Soal pengembangan objek wisata air, Gunarto menjelaskan tetap mengangkat ciri khas Umbul Brintik sebagai tempat terapi kesehatan.

Baca Juga:   Gubernur Jateng dan Menteri Perindustrian Ikut Sebar Apam di Yaqowiyyu Jatinom

“Kami mengembangkan taman wisata air dengan ciri khas umbul terapi. Di Kecamatan Kebonarum selain Malangjiwan itu ada Desa Pluneng dan Desa Ngrundul yang juga memiliki sumber mata air. Objek wisata air yang dikembangkan itu diupayakan saling menyangga dengan ciri khas masing-masing,” ungkapnya.

Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Malangjiwan, Supriyanto, mengatakan Umbul Brintik hampir saban hari ramai sejak pukul 03.30 WIB. Warga yang datang sejak pagi rata-rata untuk melakukan terapi kesehatan.

“Sudah ada ratusan orang yang membuktikan soal terapi kesehatan tersebut. Sudah pernah ada pengujian dan memang kadar oksigen air Umbul Brintik tinggi,” jelas dia.

 

Sumber: https://soloraya.solopos.com/read/20181124/493/954789/sensasi-berendam-sekaligus-terapi-di-umbul-brintik-malangjiwan-klaten

About Author

DesaKlaten.com adalah sebuah blog sederhana yang berisi informasi dari berbagai media online yang kami sajikan kembali dengan tujuan untuk mengingatkan kembali akan harmonisasi sebuah desa yang penuh dengan Anugerah Tuhan YME.