Esposin, KLATEN — Wisata Kali Pusur kini punya daya tarik baru. Setelah tubing lebih dulu populer, kini pengunjung bisa merasakan sensasi menyusuri sungai dengan kano yang mulai beroperasi sebulan terakhir di Polanharjo, Klaten.
Titik kumpul Kano Kali Pusur berada di Dukuh Beku, Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, tepat di belakang gedung IPHI Polanharjo. Rute susur sungai yang ditawarkan sepanjang 2 kilometer (km), dimulai dari Kali Pusur di bawah Jembatan Karanglo dan berakhir di ujung Desa Wangen.
Pengunjung menyusuri aliran sungai dengan kano lengkap dengan dayung. Sesuai SOP, setiap peserta wajib memakai pelampung dan helm. Seperti halnya tubing, wisatawan bisa menikmati suasana asri sepanjang alur Kali Pusur yang teduh oleh pepohonan.
Jalur yang dilewati menawarkan sensasi beragam, mulai dari celah bebatuan berarus deras hingga area dengan arus lebih tenang. Di tengah rute terdapat Bendungan Wangen, lokasi favorit untuk berfoto sebelum melanjutkan perjalanan hingga titik akhir.
Berbeda dari tubing yang menggunakan ban, wahana ini memberikan pengalaman baru dengan kano. Sepanjang perjalanan, kru pendamping selalu mengikuti peserta.
Ketua pengelola, Aris Wardoyo, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan wahana baru di Kali Pusur yang selama ini identik dengan tubing.
“Mungkin bisa dibilang, kano ini menjadi pilihan lebih safety. Dengan kano ini insyaallah lebih aman. Untuk bantalan kami sudah ada isinya dengan air dan bentuknya pun lebih elegan. Makanya, untuk kano ini mungkin tarifnya di atas tubing ban,” kata Aris saat ditemui seusai peresmian Kano Tubing Kali Pusur, Selasa (2/12/2025).
Menurut Aris, ada dua pilihan rute. Short trip sepanjang 1 km dari Bendungan Wangen hingga titik akhir dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Sementara long trip sepanjang 2 km dari Jembatan Karanglo memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit.
Tarif short trip dipatok Rp60.000 per orang untuk weekdays dan weekend. Adapun long trip Rp75.000 per orang untuk weekdays dan Rp85.000 per orang saat weekend.
“Untuk fasilitasnya sudah free dokumentasi, snack, makan dan minum. Sepanjang jalur kami ada pendampingan dari titik awal hingga titik akhir. Kami kedepankan safety,” jelas Aris.
Kano Kali Pusur juga bekerja sama dengan sejumlah BUMDes dan masuk paket wisata, di antaranya BUMDes Janti dan Ponggok. Pengelola menyediakan transportasi antar jemput bagi wisatawan dari paket tersebut.
Grand opening berlangsung Selasa (2/12/2025) dan dihadiri Muspika Polanharjo, Kades Wangen, serta perwakilan PT Tirta Investama (Aqua) Klaten. Wahana diresmikan Camat Polanharjo, Moh Prihadi.
Prihadi menilai wahana ini memperkaya pilihan wisata di sepanjang Kali Pusur. “Kalau sebelumnya yang sudah berkembang itu sifatnya tubing, kalau ini kano,” ujarnya. Ia berharap wahana ini dapat bersinergi dengan wisata lain dan menekankan pentingnya keselamatan.
Prihadi juga mengingatkan agar masyarakat turut menjaga kelestarian air sebagai aset bersama.
“Air tidak hanya untuk pengairan. Tetapi air juga bisa untuk wisata sehingga kewajibannya ikut menjaga air biar tetap lestari, bisa dimanfaatkan untuk sesama,” kata Prihadi.
Stakeholder Management PT Tirta Investama Klaten, Rama Zakaria, menyebut Kano Kali Pusur menjadi mitra pemberdayaan Aqua Klaten.
“Karena kami juga berada di Desa Wangen, jadi ini adalah wajah pabrik. Di desa ini, ada tiga komunitas yang memang kami cukup mengembriokan wisata tubing dari 2017. Tetapi yang kali ini ini merupakan inovasi, karena menggunakan sarananya kano, bukan ban. Jadi lebih representatif dan mungkin sensasinya beda,” kata Rama.
Aqua sebelumnya menghubungkan komunitas ini dengan startup berbasis outdoor dari Jogja untuk pelatihan. Rama berharap komunitas kano, RTPA, dan Watu Kapu dapat bersinergi menjaga kebersihan sungai dan mengembangkan wisata.
“Sungai itu tidak bisa dibatasi wilayah administrasi. Mengalir dari hulu sampai hilir. Kewenangannya ada di Balai Besar Wilayah Sungai dalam konteks yang lebih luas. Semua harus sinergi tidak ada yang bisa mengklaim batasan-batasan dari sungai. Jadi kita berharap komunitas ini saling harmonis, wisatawan tambah banyak, sungainya bersih. Ekonominya juga tumbuh,” kata Rama.
Sumber: https://solopos.espos.id/kano-kali-pusur-wahana-baru-pemacu-adrenalin-di-polanharjo-klaten-2168687

